UG

UG

Selasa, 31 Januari 2017

Arai Shinya Nakano

Salah Satu Pembalap yg Helmnya Sangat Banyak Diminati
Shinya Nakano lahir pada tanggal 10 Oktober 1977 di Chiba, Jepang. Pembalap ini meraih posisi runner up dunia GP 250cc pada musim balap 2000, setelah bersaing ketat dengan rekan satu timnya di Chesterfield Yamaha Tech 3, Olivier Jacque. Tahun 2001 ia naik ke kelas GP 500cc bergabung dengan tim Gauloises Yamaha Tech 3, yang dimanajeri oleh Herve Poncharal, dan masih menjadi rekan satu tim Olivier Jacque. Di klasemen akhir ia berada di peringkat 5 dan meraih rookie of the year,sebagai pendatang baru terbaik. Tahun 2003 Nakano menjadi pembalap tunggal Yamaha D'Antin. Pada musim balap 2004 hingga saat ini,ia menjadi pembalap inti tim Kawasaki.2004 - 2005 berpartner dengan pembalap Jerman, Alex Hoffman. Sedangkan 2006,berduet dengan mantan pembalap GP250 asal Perancis,Randy De Puniet.
Nakano memiliki masa indah bersama Kawasaki karena pernah naik podium. Tahun 2004 finish ketiga di GP Jepang di Motegi. Ia juga pernah finish kedua di GP Belanda 2006. Masuknya Olivier Jacque tahun 2007 menjadikan Nakano tersingkir dan hijrah ke JiR Konica Minolta Honda. Prestasinya menurun tajam dan ia pun dipecat dari tim tersebut. San Carlo Honda Gresini merekrut Nakano tahun 2008. Nakano finish di posisi 10 klasemen akhir 2008.
Tahun 2009, menjadi partner untuk Max Biaggi di tim Aprilia World Superbike. Nakano tidak tampil menawan karena sering cedera. Posisinya pernah digantikan Marco Simoncelli dan Leon Camier. Akhir 2009, Nakano pensiun dari balap motor.

Alasan Kenapa Banyak Pembalap yg Mempercayakan Kepalanya Pada Helm Arai

Alasan Kenapa Banyak Pembalap yg Mempercayakan Kepalanya Pada Helm Arai

Arai, Limited Adalah sebuah perusahaan Jepang yang mendesain dan memproduksi helm sepeda motor dan helm lainnya untuk motorsport. Ini dibentuk pada tahun 1926 oleh Hirotake Arai sebagai hatmaker . Saat ini, Michio "Mitch" Arai menjalankan perusahaan dan putranya, Akihito, juga terlibat.


Setiap helm Arai adalah tangan-dibangun. Semua helm Arai dijual di Amerika Serikat memenuhi atau melampaui standar keselamatan Snell Memorial Foundation. Sertifikasi saat ini sepeda motor adalah M2010 yang dirilis pada awal 2010. Untuk balap mobil dan karting helm yang dijual saat ini masih SA2005 dan K2005 bersertifikat, helm ini akan hukum untuk kompetisi hingga 2015. The 2010 bersertifikat balap mobil dan helm karting tidak akan tersedia untuk dijual hingga 1 Oktober 2010. ini akan disertifikasi sebagai SA2010, K2010 dan SAH2010 baru akan diperkenalkan yang akan mencakup HANS jangkar posting sebagai bagian dari proses sertifikasi.

Produk ini telah peringkat pertama dalam kepuasan pelanggan dalam semua sepuluh JD Power dan Associates Helm Sepeda Motor Studi Kepuasan tahunan Itu juga pertama (atau terikat untuk pertama) dalam tiga dari empat kategori:. Kepuasan keseluruhan, Ventilasi, dan styling.

Jajanan Jaman Dulu yang Susah Ditemui

Jajanan Jaman 90an Yang Sudah Jarang Ditemui
1. Permen coklat payung
Siapa yang nggak kenal permen payung yang nge hits ini? Permen ini dikemas dengan bentuk seperti payung dan dibungkus dengan pembungkus yang lucu. Ketika dibuka, Wovger bisa menikmati coklat. Yup, permen payung ini dalamnya bukan benar-benar permen melainkan permen coklat yang lezat.
2. Mie lidi
Hayo ngaku siapa dulu yang megap-megap karena kepedasan makan mie lidi? Kamu ya? Kamu kan? Mie lidi tersedia dalam dua rasa, asin dan pedas. Kebanyakan dari kita lebih memilih yang pedas karena rasanya lebih unyu.
Kebiasaan setelah makan mie lidi, plastiknya pembungkusnya nggak langsung dibuang. Tapi dibalik dan disedot sampai bumbunya bener-bener abis – pengalaman penulis. Sungguh dosa besar kalau membuang plastik mie lidi yang masih banyak bumbunya.
3. Permen karet Yosan
Permen karet superlegendaris ini konon katanya nggak pernah ditemukan huruf N nya. Ada yang bilang kalau pabriknya sengaja nggak bikin huruf N. Sebenarnya, permen karet ini rasanya biasa saja. Berhubung harganya murah dan iming-iming hadiah, jadi deh banyak yang beli. Ngaku aja deh Wovger.
4. Wafer Superman
Nggak tau ini wafer kenapa namanya Superman. Padahal superhero yang lagi ngehits saat itu nggak cuma superman. Ada Batman, Power Rangers, Kamen Rider, Saras 008. Tapi kenapa yang dipilih Superman ya.
5. Es kue
Ada juga yang menyebutnya es roti. Es kue yang dijual warnanya persis seperti pelangi, merah kuning hijau. Es ini dikemas dengan plastik warna bening. Butuh pengorbanan besar pas beli karena ngantri dan berdesak-desakan sama anak kelas lain.

6. Es lilin
Di beberapa daerah, es ini disebut dengan nama es lilin karena bentuknya yang menyerupai lilin. Panjang dan diikat di ujungnya. Persis seperti lilin dengan sumbu tali di tengahnya. Di daerah lain mungkin es ini memiliki nama yang berbeda.
Ada banyak varian rasa dan warna untuk es ini karena cukup mudah untuk membuatnya. Cara makannya ikatan karetnya dibuka dan disedot es nya atau digigit. Ada juga yang suka makan dari ujung plastik.
7. Es batu serut
Kalo dipikir-pikir nggak ada yang istimewa dari jajanan ini. Cuma es batu yang diserut terus dikasih sirup warna-warni di atasnya sebagai perasa. Tapi entah kenapa dulu seneng banget minum es ini. Sensasinya lebih menyegarkan daripada minum soda dingin. Kalau di tempat Wovger, apa nama es ini?
8. Balon tiup
Sebenarnya ini bukan termasuk jajanan dalam bentuk makanan. Tapi jaman dulu kita rela merogoh uang dan nggak jajan demi membeli barang yang satu ini. Masih ingatkah Wovger sama balon yang satu ini?
Kebiasaan sebelum meniup, balonnya ‘dibasuh’ dulu dengan air liur. Habis itu kalo udah gde, balonnya ditempel ke muka seolah-olah jadi topeng.
9. Mie Krip Krip
Mie memang tidak bisa lepas dari budaya dan kuliner Indonesia. Mie krip-krip adalah mie instannya mie instan. Nggak perlu diseduh, mie krip-krip bisa langsung dimakan. Dan kita nggak pernah merasa cukup hanya dengan membeli 1 bungkus, paling tidak harus 2 bungkus!
10. Mie Anak Mas
Mie yang nggak kalah hype-nya yaitu mie Anak Mas dengan icon legendaris gambar wajah anak perempuan dan laki-laki. Sebelum dimakan, bumbu yang ada harus dicampur terlebih dahulu. Kalau masih ada bumbu sisa, kita tuang di tangan dan dijilatin deh bumbunya. Siapa yang dulu sering dimarahin orang tua karena banyak makan mie Anak Mas?


Senin, 30 Januari 2017

Apakah Salah Membeli Helm Mahal?

Ada banyak pilihan helm yang dijual di pasar domestik. Satu hal yang disyaratkan yaitu minimal telah sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Namun selain memenuhi kaidah SNI, banyak pula helm mahal yang memiliki safety lebih tinggi dari versi helm SNI biasa. Kira-kira apa saja kelebihan helm mahal tersebut dari helm pada umumnya?
Mengutip dari laman Viva yang melansir dari Bikesindia, helm mahal yang punya tingkat keamanan tinggi memang layak diperhitungkan untuk dipilih. Helm tersebut telah melalui beragam proses teknologi sehingga mampu melindungi kepala secara maksimal saat mengalami kecelakaan. Bahkan, teknologi itu dibuat hingga pengendara pun seolah tidak merasakan benturan apapun di kepalanya sekalipun terjadi cukup keras.
Mahalnya helm premium ini dibayar dengan kualitasnya yang maksimal. Helm premium seringkali diproduksi menggunakan beberapa tahapan pelapisan. Lapisan paling luar kerap diterapkan bahan dari serat karbon atau tricomposite. Serat ini diyakini memiliki kekuatan optimal namun dengan bobot bahan ringan. Tahukah Anda, serat karbon pada helm mahal tidak akan mengalami perubahan bentuk sekalipun terjadi benturan pada aspal.
Sebagian produsen premium bahkan menambahkan bahan zylon pada produk mereka. Ini adalah material yang kerap dipakai pada lapisan rompi antipeluru. Di lapisan lebih dalam lagi ditambahkan lapisan empuk peredam guncangan sampai 50 persennya saat terjadi benturan. Nah sisa getaran guncangan bakal diredam lagi oleh lapisan ketiga pada bagian lebih dalam lagi yang disebut crumple zone.
Dengan demikian semua energi yang muncul dari hasil benturan mampu diredam dengan menyebarkannya ke beberapa lapisan pada helm. Inilah yang membuat pengendara serasa tidak mengalami guncangan di kepalanya saat memakai helm premium tersebut.
Lapisan paling dalam yaitu terdiri dari busa tebal. Nah di sela-sela antara busa tebal dan crumple zone masih ada lagi lapisan keras yang gunanya agar struktur helm makin kuat. Jadi tidak rugi kan punya helm mahal kelas premium?

Sunmori (Sunday Morning Riding)

Apa Itu Sunmori ?
Kalau kita lihat dari kepanjangannya, Sunmori itu adalah Sunday Morning Ride. Dan jika riders lihat dari kepanjangannya pun, ini bisa diartikan sebagai hari di mana para riders bisa keluar membawa motor kesayangannya untuk jalan-jalan di hari Sabtu ataupun Minggu.
Lalu kenapa harus di hari akhir pekan dan bukan setiap hari juga dikarenakan kondisi jalanan pada umumnya di Indonesia (terutama kota-kota besar seperti Jakarta) lebih sepi dari kumpulan mobil dan motor yang berlalu lalang. Riding pun pasti lebih nyaman dan seru jika tidak terjebak di kemacetan bukan?
Apa Yang Biasa Dilakukan di Sunmori?
Riding, riding, dan riding! Bagi kalian pecinta roda dua biasanya akan menghabiskan akhir pekan di pagi hari dengan motor-motoran dengan motor kesayangan dari bentuk, merk, dan besar mesin apapun. Terkadang ada yang riding bareng-bareng riders lain, tapi ada juga yang terkadang lebih memilih menikmati jalanan sendiri saja.
Selain riding, tentunya ada kegiatan lain yang bisa dilakukan yaitu sarapan pagi, kumpul-kumpul di cafe, kumpul-kumpul di spot atau parkiran tertentu, atau malah pergi ke sirkuit. Riders juga biasanya akan ngobrolin hal-hal seputar motor ataupun aparel yang mereka gunakan.
Kalo di Jakarta, 2 tempat yang cukup dikenal oleh para riders untuk ngider-ngider adalah area SCBD dan juga Monasco. Tapi tidak sedikit juga riders yang dari Jakarta berangkat ke BSD karena jalanan yang luas dan juga mulus.

Jam Berapa Biasanya Riders Melakukan Sunmori?
Kalo ditanya soal jam, pasti jawaban semua riders bervariasi. Ada yang memulainya dari subuh (mungkin jam 5 sudah jalan), ada juga yang janjian ngumpul di lokasi tertentu (yang biasanya adalah pom bensin) sekitar jam 8 atau 9 lalu baru jalan-jalan.
Jadi tinggal kapan riders sanggup bangunnya aja.  Yang pasti semakin pagi, jalanan semakin sepi, apalagi di hari Sabtu yang beberapa orang masih harus masuk ke kantor.
Apa Saran Kegiatan Sunmori?
Kalo di hari Minggunya, saat saya dan riders lain ingin Sunday Morning Ride, biasanya diisi dengan riding juga terlebih dahulu, tetapi biasanya tidak sebanyak di saat Satmori. Seperti yang telah dijelaskan di bagian Satmori, di hari Minggu, kota Jakarta dipenuhi dengan Car Free Day dan juga masyarakat yang ingin berolah raga (dikarenakan sudah semakin sedikit yang ke kantor).
Setelah riding beberapa saat, biasanya kami mulai berkumpul dan memikirkan tempat nongkrong yang bisa kita singgahi. Antara itu parkir ganteng di Panahan (Pintu Barat Senayan), makan Gultik atau Bakmie di Blok M, makan Bubur di Cikini, atau mencari mall/cafe yang sudah mulai buka.
Setelah dari riding, pastinya setiap riders akan melanjutkan aktivitasnya masing-masing seperti lanjut lagi riding jika masih memungkinkan, pulang untuk bertemu keluarga, atau memang ingin melanjutkan tidur (karena biasanya pas pulang itu ngantuk banget riders!).

Sendiri Atau Rame-Rame, Sunmori Patut Dinikmati
Walaupun kita berencana unjuk jalan-jalan keliling sendirian atau dengan riders lainnya, yang pasti riders wajib menikmati 2 waktu tersebut karena hanya dapat ditemukan di akhir pekan saja (terutama di kota-kota besar seperti Jakarta yang macetnya udah enggak karuan).
Yang pasti, safety riding tetap menjadi prioritas paling utama dalam riding kapan pun itu terlepas dari Sunmori dan Satmori. Kenakan perlengkapan yang layak dan patuhi juga peraturan lalu lintas, riders! Nah, kalo riders sendiri, biasanya hari Sabtu atau Minggu ke mana aja? Yuk di share di comment bagian bawah! Semoga riders pun makin paham tentang apa itu Sunmori ya.  Enjoy and ride safely!


Perbedaan AGV Corsa dan AGV Pista

Perbedaan helm agv corsa dan agv pista

Sejarah dari helm agv
AGV merupakan kependekan dari  Amisano Gino Valenza adalah perusahaan helm asal Italia yang didirikan oleh Gino Amisano. Awalnya pada tahun 1946, perusahaan ini membuat jok kulit untuk kendaraan bermotor. Setahun kemudian, yaitu tahun 1947, perusahaan ini mulai membuat helm pertamanya. Pada Juli 2007, perusahaan dibeli oleh Dainese.


 Brand ini selalu dihubungkan dengan juara dunia balap Valentino Rossi dan Giacomo Agostini, keduanya merupakan pengguna helm AGV selama karir mereka. Pada tahun 2008, Rossi dinobatkan sebagai presiden kehormatan perusahaan. Selain itu, brand ini juga sering dikaitkan dengan juara dunia Formula One pada masa terdahulu seperti Niki Lauda, Emerson Fittipaldi dan Nelson Piquet sebagai penggunanya. Bagi kamu yang ingin mengetahui sejarah dari AGV, silahkan simak informasi di bawah ini.

 Helm motor pertama AGV dibuat tahun 1947. Amisano telah melihat pembalap motor yang menggunakan sesuatu yang terlihat lebih baik pada balapan di jalanan tempat pemulihan pasca perang, mereka melindungi kepala mereka dengan topi baret dari karet. Yang lebih beruntung dapat melindungi kepala mereka dengan helm Cromwell yang berbentuk seperti mangkuk pudding yang dibuat di Inggris. Amisano langsung melihat peluang bisnis untuk perusahaannya dan segera berpindah ke pasar pembuatan helm motor.


Helm pertama AGV terbuat dari kulit, dibentuk dari cetakan kayu yang kemudian dilepas dan dimasukkan ke oven lalu dikeringkan selama satu jam pada suhu 122o F  dan dicat setelah mengeras. Helm ini benar-benar buatan tangan (handmade), dengan produksi terbatas yaitu lima buah per minggu. Amisano merupakan perintis sejati dalam desain helm. Seperti Itali yang bekerja keras untuk membangun kembali ekonominya setelah perang, begitu juga AGV. 

 Helm modern Italia pertama yang terbuat dari fiberglass muncul pada tahun 1954. Model ini menuntun pada pembuatan model yang disebut sebagai ‘the 160’ yang berlanjut menggunakan bentuk klasik mangkuk pudding dengan penggunaan bagian dalam menyilang yang menjadikan helm mengamankan kepala pengendara. Model ini mendapat sukses besar. Pada 1956, helm jet AGV mulai diproduksi. Model baru ini didasarkan pada helm yang digunakan oleh pilot jet tempur dan menawarkan perlindungan yang lebih baik. Tahun 1958, AGV menjadi perusahaan pertama yang menggunakan balap motor sebagai tempat beriklan. Amisano memasang banner di sekitar belokan yang paling sering difoto yang dihiasi dengan nama perusahaan dan produk: AGV, helmets and saddles, Valenza, Italy.

 Satu decade kemudian, sebuah kerjasama dengan Giacomo Agostini tak dapat terelakkan; juara dunia balap motor yang hanya ‘dimahkotai’ helm AGV. Kontrak pertama ditandatangani tahun 1967 seharga 3 juta lira untuk ‘Bergamo Superstar’ yang menjadi pembalap pertama dalam buku Amisano. Kemenangan Agostini di lomba balap motor Count Agusta 350cc dan 500cc menjadikan brand AGV helm yang terkemuka di mata dunia.

 Tahun 1974, ada duel bersejarah antara Agostini dan Kenny Roberts, yang keduanya merupakan pebalap Yamaha 750s. Agostini menang di hadapan 100.000 orang penonton. Gino Amisano melihat bahwa masa depan kejuaraan balap motor terletak pada kejadian-kejadian seperti itu dan bisa menjadikan helmnya digunakan oleh pembalap tercepat. Kemudian dia berteman dengan Checco Costa dan menjadi sponsor balapan bukan hanya pembalap. Dia merupakan sponsor parsial pada kejuaraan balap tahun 1974 dan sponsor penuh pada tahun berikutnya yang dikenal sejarah sebagai ‘AGV Imola 200 Miles’. Pada tahun-tahun berikutnya, banyak event, pembalap serta pilot yang memutuskan untuk mengasosiasikan nama mereka dengan AGV antara lain: Giacomo Agostini, Barry Sheene, Kenny Roberts, Johnny Cecotto, Angel Nieto, Marco Lucchinelli, Franco Uncini, Fausto Gresini, dan masih banyak yang lainnya.

 Sejarah AGV merupakan cerita, antusisme serta passion dari para pembalap. Setelah dimiliki oleh perusahaan investasi Belgia selama beberapa tahun, perusahaan kembali ke tangan seorang Italia, Lino Dainese, Presiden dari Dainese S.P.A. yang membeli AGV pada 30 Juli 2007.

Perbedaannya:
Agv Corsa

Bahan : Tricomposite
Ventilasi atas hanya bisa digeser
Inner line dari agv corsa berwarna hitam
Harganya sekitar 7 sampai 11 juta tergantung motif









Agv pista





Bahan : Carbon fiber
Ventilasi atas bisa lepas pasang
Inner line nya untuk seri pista valentine rossi berwarna kuning berlabel 46

Harga dari 13 sampai 28 juta tergantung motif

Pentingnya Helm Saat Menggunakan Kendaraan Motor

Pentingnya Helm Saat Menggunakan Kendaraan Motor
Menurut kalian seberapa penting sih memakai helm saat menggunakan motor? Apa hanya agar tidak ditilang oleh polisi? Atau agar kepala kalian aman saat terjadi kecelakaan?

Sebenarnya menurut saya memakai helm itu sangatlah penting saat berkendara, dikarenakan helm yang kita pakai itu dapat meminimalisir terjadinya benturan yang terjadi jika kita mengalami kecelakaan. Tetapi masih banyak orang yang belum sadar akan bahaya jika tidak menggunakan helm. Masih kebanyakan orang memakai helm hanya untuk agar tidak ditilang oleh polisi. Padahal resiko terjadinya kecelakaan kita tidak dapat tahu kapan dan dimana itu terjadi maka dari itu helm lah yg berperan utama untuk melindungi kepala kita agar tidak berbenturan langsung dengan aspal. 

Jangan Memilih Helm Dengan Hanya Bermodalkan Label SNI

Jangan Memilih Helm Dengan Hanya Bermodalkan Label SNI

Mungkin diIndonesia tidak asing dengan sebuah produk yg berlabel SNI. Saya akan membahas helm yg berlabel SNI. Mungkin banyak sekali helm yang berlabel SNI mulai dari harga 100 ribu  sampai puluhan juta. Mungkin masih banyak orang yg memakai helm hanya agar tidak ditilang oleh polisi. Lebih dari itu padahal kepala kita lebih berharga dibanding helm yang harganya jutaan. Karena jika kita mengalami kecelakaan dan kepala berbenturan dengan benda yang keras bisa mengalami gagar otak atau mungkin bisa pendarahan didlam kepala. Oleh sebab itu jangan hanya memilih helm bermodalkan label SNI tapi kita tidak tahu bagaimana kekuatan helm tersebut jika mengalami benturan. Mungkin pengguna motor harus lebih paham tentang resiko jika terjadi kecelakaan. Dan tidak ada salahnya juga kan memilah memilih dulu helm yang akan kita gunakan untuk menyelamatkan kepalakita dari benturan aspal.

Sabtu, 28 Januari 2017

Pembangunan Koperasi

Pembangunan Koperasi 

 Setiap suatu pembangunan pasti ada suatu kendala yang dihadapi untuk mencapai tujuan pembangunan tersebut. Begitupula dengan pembangunan koperasi yang ada di negara berkembang. Kendala yang dihadapi masyarakat dalam mengembangkan koperasi di Negara berkembang adalah sebagai berikut :
a)    Sering koperasi hanya dianggap sebagai organisasi swadaya yang otonom partisipatif dan demokratis dari rakyat kecil (kelasbawah) seperti petani, pengrajin, pedagang dan pekerja/buruh.

b)  Disamping itu ada berbagai pendapat yang berbeda dan diskusi-diskusi yang controversial mengenai keberhasilan dan kegagalan serta dampak koperasi terhadap proses pembangunan ekonomi social di negara-negaradunia ketiga (sedangberkembang) merupakan alas an yang mendesak untuk mengadakan perbaikan tatacara evaluasi atas organisasi-organisasi swadaya koperasi.
c)   Kriteria ( tolokukur) yang dipergunakan untuk mengevaluasi koperasi seperti perkembangan anggota, dan hasil penjualan koperasi kepada anggota, pangsa pasar penjualan koperasi, modal penyertaan para anggota, cadangan SHU, rabat dan sebagainya, telah dan masih sering digunakan sebagai indicator mengenai efisiensi koperasi.

Cara mengatasi perbedaan pendapat tersebut dengan menciptakan 3 kondisiyaitu :
A.    Kognisi
B.    Apeksi
C.     Psikomotor
Konsepsi mengenai kebijakan pemerintah dalam perkembangan koperasi yang otonom dalam bentuk model tiga tahap, yaitu :
1.     Tahap yang pertama : Offisialisasi
pemerintah secara sadar mengambil peran besar untuk mendorong dan mengembangkan prakarsa dalam proses pembentukan koperasi. Lalu membimbing pertumbuhannya serta menyediakan berbagai fasilitas yang diperlukan. Sasarannya adalah agar koperasi dapat hadir dan memberikan manfaat dalam pembinaan perekonomian rakyat, yang pada gilirannya diharapkan akan menumbuhkan kembali kepercayaan rakyat sehingga mendorong motivasi mereka untuk berpartisipasi dalam kegiatan koperasi tersebut.
1.     Tahap yang kedua : De Offisialisasi
Ditandai dengan semakin berkurangnya peran pemerintah. Diharapkan pada saat bersamaan partisipasi rakyat dalam koperasi telah mampu menumbuhkan kekuatan intern organisasi koperasi dan mereka secara bersama telah mulai mampu mengambil keputusan secara lebih mandiri.
1.     Tahap yang ketiga : Otonomi
Tahap ini terlaksana apabila peran pemerintah sudah bersifat proporsional. Artinya, koperasi sudah mampu mencapai tahap kedudukan otonomi, berswadaya atau mandiri.
Kelemahan-kelemahan dalam penerapan kebijakan dan program yang mensponsori pengembangan koperasi, yaitu :
1.     Untuk membangkitkan motivasi para petani agar menjadi anggota koperasi desa, ditumbuhkan harapan-harapan yang tidak realistis pada kerjasama dalam koperasi bagi para anggota dan diberikan janji-janji mengenai perlakuan istimewa melalui pemberian bantuan pemerintah.

2.     Selama proses pembentukan koperasi persyaratan dan kriteria yang yang mendasari pembentukan kelompok-kelompok koperasi yang kuatdan, efisien, dan perusahaan koperasi yang mampu mempertahankan kelangsungan hidupnya secara otonom, tidak mendapat pertimbangan yang cukup.


3.     Karena alas an-alasan administrative, kegiatan pemerintah seringkali dipusatkan pada pembentukan perusahaan koperasi, dan mengabaikan penyuluhan, pendidikan dan latihan para aggota, anggota pengurus dan manajer yang dinamis, dan terutama mengabaikan pula strategi-strategi yang mendukung perkembangan sendiri atas dasar keikutsertaan anggota koperasi.

4.     Koperasi telah dibebani dengan tugas-tugas untuk menyediakan berbagai jenis jasa bagi para anggotanya (misalnyakredit), sekalipun langkah-langkah yang diperlukan dan bersifat melengkapi belum dilakukan oleh badan pemerintah yang bersangkutan (misalnyapenyuluhan).


5.     Koperasi telah diserahi tugas, atau ditugaskan untuk menangani program pemerintah, walaupun perusahaan koperasi tersebut belum memiliki kemampuan yang diperlukan bagi keberhasilan pelaksanaan tugas dan program itu.

6.     Tujuan dan kegiatan perusahaan koperasi (yang secara administrative dipengaruhi oleh instansi dan pegawai pemerintah) tidak cukup mempertimbangkan, atau bahkan bertentangan dengan, kepentingan dan kebutuhan subyektif yang mendesak, dan tujuan-tujuan yang       berorientasi pada pembangunan para individu dan kelompok anggota.


Pembangunan Koperasi di Indonesia
Di negara berkembang koperasi dirasa perlu dihadirkan dalam kerangka membangun institusi yang dapat menjadi mitra negara dalam menggerakkan pembangunan untuk mencapai kesejahteraan masyarakat. Pembangunan koperasi dapat diartikan sebagai proses perubahan yang menyangkut kehidupan perkoperasian Indonesia guna mencapai kesejahteraan anggotanya. Tujuan pembangunan koperasi di Indonesia adalah menciptakan keadaan masyarakat khususnya anggota koperasi agar mampu mengurus dirinya sendiri (self help).
Permasalahan dalam Pembangunan Koperasi
Koperasi bukan kumpulan modal, dengan demikian tujuan pokoknya harus benar-benar mengabdi untuk kepentingan anggota dan masyarakat di sekitarnya. Pembangunan koperasi di Indonesia dihadapkan pada dua masalah pokok yaitu :
1.     Masalah internal koperasi antara lain: kurangnya pemahaman anggota akan manfaat koperasi dan pengetahuan tentang kewajiban sebagai anggota. Harus ada sekelompok orang yang punya kepentingan ekonomi bersama yang bersedia bekerja sama dan mengadakan ikatan sosial. Dalam kelompok tersebut harus ada tokoh yang berfungsi sebagai penggerak organisatoris untuk menggerakkan koperasi ke arah sasaran yang benar.

2.     Masalah eksternal koperasi antara lain iklim yang mendukung pertumbuhan koperasi belum selaras dengan kehendak anggota koperasi, seperti kebijakan pemerintah yang jelas dan efektif untuk perjuangan koperasi, sistem prasarana, pelayanan, pendidikan, dan penyuluhan.


3.     Kunci Pembangunan Koperasi
Menurut Ace Partadiredja dosen Fakultas Ekonomi Universitas Gajah Mada, faktor-faktor yang menghambat pertumbuhan koperasi Indonesia adalah rendahnya tingkat kecerdasan masyarakat Indonesia. Hal ini disebabkan karena pemerataan tingkat pendidikan sampai ke pelosok baru dimulai pada tahun 1986, sehingga dampaknya baru bisa dirasakan paling tidak 15 tahun setelahnya.
Ketiga masalah di atas merupakan inti dari masalah manajemen koperasi dan merupakan kunci maju atau tidaknya koperasi di Indonesia.
Dekan Fakultas Administrasi Bisnis universitas Nebraska Gaay Schwediman, berpendapat bahwa untuk kemajuan koperasi maka manajemen tradisional perlu diganti dengan manajemen modern yang mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
1.     Semua anggota diperlakukan secara adil,
2.     Didukung administrasi yang canggih,
3.     Koperasi yang kecil dan lemah dapat bergabung (merjer) agar menjadi koperasi yang lebih kuat dan sehat,
4.     Pembuatan kebijakan dipusatkan pada sentra-sentra yang layak,
5.  Petugas pemasaran koperasi harus bersifat agresif dengan menjemput bola bukan hanya menunggu pembeli,
6.     Kebijakan penerimaan pegawai didasarkan atas kebutuhan, yaitu yang terbaik untuk kepentingan koperasi,
7.     Manajer selalu memperhatikan fungsi perencanaan dan masalah yang strategis,
8.  Memprioritaskan keuntungan tanpa mengabaikan pelayanan yang baik kepada anggota dan pelanggan lainnya,
9.     Perhatian manajemen pada faktor persaingan eksternal harus seimbang dengan masalah internal dan harus selalu melakukan konsultasi dengan pengurus dan pengawas,
10. Keputusan usaha dibuat berdasarkan keyakinan untuk memperhatikan kelangsungan organisasi dalam jangka panjang,
11.  Selalu memikirkan pembinaan dan promosi karyawan,
12.  Pendidikan anggota menjadi salah satu program yang rutin untuk dilaksanakan.

https://triajengwahyuningsih.wordpress.com/2015/11/22/bab-13-14-pembangunan-koperasi/